Dunia di Dalam Kotak

Ibu…

Ibu…

Letakkan dunia di dalam kotak persegi itu

Bermainlah bersamaku
Ibu…

Ibu…

Mengapa benakmu menjauh bersama tatapmu ke dalam kotak persegi itu

Sementara aku ada di depanmu
Ibu…

Ibu…

Untuk apa kau hitung berapa jumlah ibu jari yang menyukaimu,

Sedang aku sungguh begitu cinta kepadamu

Aku sungguh begitu memujamu,

Dengan caraku

Tentunya dengan caraku…

Melompat ke punggungmu

Memberikan gelak tawaku yang paling tulus untuk leluconmu yang bahkan kadang tidak lucu
Ibu…

Ibu…

Aku tidak tahu seberapa jenuh kadang engkau dengan keseharianmu,

Mungkin kau ingin bersenda gurau dengan teman sebayamu
Tapi, ibu…

Sesudah itu kembalilah bersamaku…

Berpura-puralah menjadi teman sebayaku

Tanpa kau perlu malu

Aku tetap memujamu
Ibu…

Ibu…

Letakkanlah dulu dunia di dalam kotak persegi itu

Indah mungkin masa mudamu

Tapi kuharap lebih indah kelak do’aku untukmu

Do’a yang semoga dengannya Allah akan memberikan rahmatNya untukmu
Ibu…

Ibu…

Sungguh

Aku mencintaimu

Tinggalkanlah sejenak dunia di dalam kotak persegi itu…

Picture taken from pixabay

Advertisements

Leave a comment

Filed under Puisi/Syair

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s