Mie Aceh

Mie Aceh kesukaanku ini rasanya enak, Pa.

Biasanya aku akan semangat melahapnya.

Mie Aceh ini tetap enak rasanya, Pa.

Tapi di lidah.

Tidak di hatiku.

Mengingatmu beberapa hari ini kehilangan nafsu makan.

Hanya susu dan minuman sereal kemasan yang kau bilang ‘enak’.

Tapi aku bersyukur masih ada yang masuk ke dalam perutmu.

Aku menyantap Mie Aceh ini dengan mata yang basah dan hidung berair, Pa.

Bukan karena pedasnya, tapi memikirkanmu yang tidak berselera makan dan tubuhmu semakin kurus.

Semoga nafsu makanmu kembali lagi.

Akan kucari semampuku makanan yang engkau suka, Pa.

InsyaAllah.

Cepat sembuh, Papa.

Advertisements

Leave a comment

30/05/2017 · 15:14

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s